Cerita Horor Viral Satu keluarga Diteror 2 Pocong di Surabaya, Pocong Berada dalam Cermin Salon?

Lifestyle —Selasa, 24 Aug 2021 07:58
    Bagikan  
Cerita Horor Viral Satu keluarga Diteror 2 Pocong di Surabaya, Pocong Berada dalam Cermin Salon?

MALANG, DEPOSTMALANG

Cerita horor sempat menjadi viral ini bermula dari akun Twitter bernama @nightlightsub_ yang menceritakan pengalamannya dan keluarganya di teror 2 pocong di Surabaya.

Pemilik akun Twitter bernama @nightlightsub_ ini yang bernama Yanuar menceritakan tentang kejadian aneh yang dialaminya bersama keluarganya di Surabaya. Ia menempati sebuah rumah yang merupakan rumah warisan dari nenek kakeknya turun temurun.

Sejarah dari rumah warisan yang dihuni ini adalah sebuah lahan yang luas yang dibangun menjadi satu rumah yang besar terdiri dari 3 lantai yang memiliki 12 kamar.

Ada 4 keluarga yang tinggal di rumah tersebut termasuk Yanuar yang tinggal bersama orangtuanya, saudara dari orangtuanya dan neneknya.

Di depan rumah tersebut ada sebuah rumah dari seorang penjahit yang memiliki lahan dan luasnya yang sama tetapi dibangun menjadi sebuah kos-kosan.

Baca Juga : Cerita Horor Lagi Viral Tentang Pengalaman Seorang yang Menginap Selama 3 Hari di Rumah Sakit Angker

Baca Juga : Cerita Horor Viral Api Bolmut yang Diduga Kiriman Santet Menghebohkan Warga

Hubungan keluarga dari sang pemilik akun dengan seorang penjahit tersebut cukup baik dan akrab. Kejadian misteri ini terjadi pada saat adanya kontes AFI Akademi Fantasi Indosiar, waktu itu anak-anak di daerah tersebut berkumpul dan bermain di teras rumah Yanuar untuk saling bercerita tentang kontes AFI dan sedang mempraktekan menjadi karakter Romi AFI yang sedang tereliminasi.

Tiba-tiba dari rumah dari seorang penjahit itu terdengar suara ledakan yang cukup keras. Mereka yang bermain di teras rumah sang pemilik akun ini pun tidak berpikir aneh yang menganggap suara itu hanya ledakan petasan.

Namun, saat keesokan harinya mereka yang bermain di teras rumah mendadak sakit dan demam kecuali Yanuar dan anak dari penjahit itu.

Baca Juga : Cerita Horor Thread Viral di Twitter Pengalaman Seorang Pemuda, Tinggal di Rumah Kos Angker di Jogja Selama 4 Tahun

Tante dari pemilik akun ini memiliki salon yang berada di dalam rumah. Salon tersebut terletak bersebelahan dengan ruang tamu yang hanya disekat oleh gorden berwarna putih yang transparan dan disana ada sebuah kulkas.

Baca Juga : Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari, Seorang Wanita Tidur di Keranda Mayat

Pada jumat malam Yanuar yang merasa lapar turun untuk mengambil beberapa makanan yang ada di kulkas. Tiba-tiba Yanuar merasa ada yang aneh, ada hembusan angin dan ada aroma busuk seperti kotoran manusia. Gorden yang berwarna putih yang menjadi sekat antara salon dan ruang tamu bergerak sendiri. Karena Yanuar penasaran ia mencoba untuk membuka gorden tersebut.

Yanuar yang sontak kaget melihat ada sosok pocong di dalam cermin salon, matanya hitam kosong, dan terlihat hanya setengah badan.

Karena Yanuar melihat hal tersebut ia mencoba untuk tenang dan berjalan ke arah kamar neneknya. Yanuar pun ingin berteriak namun tidak bisa mengeluarkan suara apapun karena sangat ketakutan.

Yanuar yang sangat panik langsung membuka kamar neneknya, hal yang sangat menakutkan pun terjadi lagi Yanuar melihat jelas sosok pocong di dalam kamar neneknya. Sosok pocong yang terlihat lebih jelas, tinggi besar dan tulang-tulangnya lebih terlihat jelas.

Baca Juga : Ayu Ting Ting Resmi Melaporkan Haters, Ayu Ting Ting: Saya Juga Manusia Biasa Ada Batas Kesabarannya

Yanuar kaget melihat sosok pocong yang berada di dalam kamar neneknya, ia pun berusaha untuk berteriak tetapi pocong tersebut mengeluarkan suara mengeram.

Baca Juga : Drama Korea Terbaru The Veil Sinopsis Menceritakan Tentang Han Ji Hyuk Kembali untuk Mengungkap Penghianatan dan Orang yang Berkuasa di Belakang Organisasi

Yanuar yang tidak tahan lagi melihat pocong itu menangis sangat keras yang membuat neneknya  dan seisi rumah yang sedang tertidur terbangun.

Saat satu keluarga menghampiri Yanuar yang kebingungan karena suara tangisnya yang sangat keras, pocong itu tiba-tiba menghilang dan mengeluarkan asap halus.

Suami dan Tante Yanuar pun pergi ke salon untuk melihat pocong yang diceritakan Yanuar. Pocong itu masih ada di dalam cermin salon, melihat kejadian itu mereka pun pergi dan berteriak.

Baca Juga : Ayu Ting Ting Resmi Laporkan Haters, Ayu Ting Ting: Ayah Ibu Support Apa yang Saya Lakukan Sekarang

Akhirnya, Keluarga Yanuar pun berkumpul dan membaca doa, Ibu Yanuar pun pergi ke lantai 3 untuk mengambil sebuah keris atau benda pusaka.

Baca Juga : Drama Korea Lost Sinopsis, Menceritakan Tentang Seorang Perempuan yang Merasa Hidupnya Tidak Berarti

Benda tersebut merupakan peninggalan dari sang kakek dan masih disimpan. Dari lantai atas terdengar suara benda-benda jatuh, seketika ibu Yanuar pun turun dari lantai atas dan meminta tolong untuk melepas gorden yang ada di ruang tamu dan menusuk 3 cermin salon dengan benda pusaka kemudian tiap sudut ruangan itu ditaburi dengan garam.

Sosok pocong tidak mempunyai wujud seperti manusia yang hanya bisa hidup di satu dimensi. Jika melihat sosok pocong secara langsung dipastikan pocong itu memang menampakkan diri, tetapi jika pocong ada dicermin pocong itu masuk ke dalam dimensi cermin. Karena hal itulah ibu Yanuar memecahkan cermin-cermin di salon agar pocong tidak bisa lagi bersembunyi.

Gorden pun dibuka agar tidak menyerupai sosok pocong karena warna gorden yang putih hampir mirip dengan sosok pocong.

Seketika dari lantai atas terdengar suara-suara benda berjatuhan, sosok pocong berpindah ke lantai atas yang sedang bergelantungan dan satu pocong lagi ada di depan kamar tante Yanuar.

Baca Juga : Drama Korea Mine Mengisahkan Tentang Dua Wanita dari Keluarga Konglomerat yang Berusaha Mencari Arti Kebahagiaan

Melihat kejadian itu ibu Yanuar pun seketika menyiram garam dan pocong pun tiba-tiba menghilang. Saat situasi sudah dirasa aman, Ibu Yanuar pun ingin turun ke lantai bawah, tiba-tiba Ibu Yanuar merasa ada sosok pocong mengikutinya karena punggungnya terasa berat.

Hal yang sangat mengerikan pun terjadi, Ibu Yanuar diludahi pocong dan saat itu juga Ibu Yanuar berpikir bahwa dua pocong yang tiba-tiba muncul itu adalah kiriman dari seseorang.

Baca Juga : 5 Makanan Khas Thailand yang Wajib Banget Kamu Coba

Konon, jika pocong sampai meludah itu pertanda yang mengirim pocong itu sangat marah. Kejadian menegangkan itu belum berakhir karena dua pocong itu masih ada di lantai 3 dan terdengar suara-suara benda jatuh dan teriakan.

Pada pukul 03.00 dini hari terdengar suara adzan untuk membangunkan warga untuk sholat tahajud, saat itulah suara-suara benda jatuh itu seketika menghilang.

Pagi hari pun tiba dan Yanuar beserta keluarganya melapor polisi dan juga aparat desa. Dan mereka pun mencari benda-benda aneh disekitaran rumah.

Ada satu bungkus kain kafan yang ditemukan dan menghebohkan keluarga Yanuar. Bungkusan itu berisi tulang dicampur dengan tanah kuburan.

Cerita ini pun menyebar di satu kampung dan membuat heboh warga yang ingin melihat isi bungkusan dari kain kafan itu.

Warga pun ikut membantu mendoakan rumah itu dan seketika bungkusan kain kafan itu terlempar pindah ke rumah seorang penjahit yang ada di depan rumah.

Baca Juga : Drama Korea Police University Sinopsis, Menceritakan Seorang Detektif yang Menangkap Penjahat dengan Menggunakan Bantuan Tenaga Mantan Peretas

Warga yang melihat hal itu langsung mendatangi rumah penjahit itu. Karena tidak ada respon warga pun sontak mendobrak pintu rumah penjahit itu.

Di dalam rumah penjahit itu ternyata banyak benda-benda klenik semacam keris, gundukan tanah, kendi air, kembang dan bungkusan berwarna putih.

Diketahui rumah seorang penjahit itu memiliki banyak kos-kosan, dua hari setelahnya penjahit itu memiliki janji dengan anak kos yang hendak membayar uang sewa. Hal ini dimanfaatkan oleh pihak kepolisian untuk menangkap penjahit itu.

Baca Juga : 5 Makanan Khas Korea Selatan yang Wajib Banget Kamu Coba

Akhirnya seorang penjahit itu berhasil ditangkap dan telah terbukti bahwa ia yang mengirim pocong ke rumah Yanuar.

Rumah seorang penjahit beserta kos-kosannya di jual dan akan dibongkar untuk dijadikan lapangan. Saat dibongkar, ada satu ruangan yang belum boleh dibongkar karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

 

Editor: Radiyatun
    Bagikan  

Berita Terkait