Mengenal Tari Topeng Malangan, Tradisi Kesenian Budaya Lokal Yang Harus Dilestarikan

Pendidikan —Minggu, 18 Jul 2021 11:13
    Bagikan  
Mengenal Tari Topeng Malangan, Tradisi Kesenian Budaya Lokal Yang Harus Dilestarikan
pinterest

MALANG, DEPOSTMALANG

Seni tari merupakan bagian yang tak terpisahkan dari budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Beragam jenis tari dapat kita temukan di seluruh penjuru Indonesia.

Masing masing daerah memiliki keunikan mulai dari gerakan hingga aksesoris yang dikenakan. Dan juga kita bisa temukan penggunaan topeng dalam beberapa jenis tarian baik sebagai pelengkap keindahan atau ritual sakral yang tidak boleh ditinggalkan.

Salah satu tradisi kesenian budaya Malang yang masih bertahan hingga saat ini adalah Tari Topeng Malangan. Karena tarian yang satu ini merupakan legenda bagi daerah Malang.

Tari Topeng Malangan adalah pertunjukan kesenian tari dimana semua pemerannya menggunakan topeng. Kesenian ini merupakan salah satu kesenian tradisional dari Malang, Jawa Timur.

Mengenal Sejarah Tari Topeng Malangan

Dikuti dari jurnal yang berjudul "Topeng Malangan sebagai Alternatif Wisata Budaya di Kota Malang" oleh Melany, S.ST Par., MM.Tr dari Universitas Ma Chung.

Baca Juga : Sejarah Perkembangan Teknologi Seni Tari Nusantara

Baca Juga : Sinopsis Drama Korea Paling Sedih Bikin Nangis

                                                 pinterest

Tari Topeng Malangan diciptakan oleh Airlangga, putra Darmawangsa Beguh yang berasal dari Kerajaan Kediri.

Kesenian tari ini terus berkembang hingga ke Kerajaan Singosari yang saat itu dipimpin oleh Ken Arok. Ia menggunakan tarian ini sebagai upacara adat. Cerita yang dibawakan diambil dari kisah Ramayana, Mahabharata serta Kisah Panji.

Baca Juga : Sarapan Praktis Ala Anak Kos, Resep Nasi Telur Ceplok Yang Gurih Dan Wangi

Tari topeng Malangan dimainkan oleh beberapa orang. Para pemain mengenakan topeng dan kostum sesuai tokoh yang diperankan. Biasanya tari topeng malangan lebih sering menceritakan tentang kisah panji.

Tari topeng merupakan wujud penggambaran dari karakter manusia dan makhluk hidup. Pada umunya ada 4 karakter yang ditampilkan dalam tari topeng. Karakter tersebut antara lain protagonis, antagonis, tokoh lucu dan tokoh makhluk hidup lainnya.

Baca Juga : Sinopsis Film Fear Street Part One 1994

Sisi Misteri Keindahan Tari Topeng Malangan

Menurut Handoyo pimpinan padepokan Tari Topeng Malang, Topeng pada zaman dahulu dipakai sebagai sarana untuk pemanggilan roh halus, roh nenek moyang. Ini terjadi pada zaman kerajaan Kanjuruhan (kerajaan pertama di Malang), topeng ditempelkan pada boneka, kemudian pada zaman kerajaan Majapahit fungsi topeng dibagi menjadi 2 yang pertama, Sebagai pemanggilan roh nenek moyang dan yang kedua sebagai penyambutan tamu tamu kenegaraan.(MAN)

Editor: Radiyatun
    Bagikan  

Berita Terkait