Film Thailand Alone, Kisah Seorang Gadis yang Diteror Oleh Kembarannya

Horor —Senin, 22 Nov 2021 15:02
    Bagikan  
Film Thailand Alone, Kisah Seorang Gadis yang Diteror Oleh Kembarannya
image/pinterest

POSTMALANG

Menonton merupakan salah satu kegiatan yang di lakukan untuk mengisi waktu luang. Biasanya, dengan cara menonton bisa membuat hati senang.

Banyak sekali genre film yang bisa di tontong ketika sedang bosan seperti film bergenre romantis, komedi, horor dan masih banyak lagi genre film lainnya.

 

Menonton film thailand memang selalu membuat ketagihan karena alurnya yang seru dan tidak membosnakan. Maka tidak heran jika hampir semua orang Indonesia menyukai film Thailand.

 

Salah satu film Thailand yang memiliki alur seru dengan genre yang sangat menegangkan yaitu Alone.

Film Alone merupakan film thailand yang dirilis pada tahun 2007. Walaupun film ini sudah lama munculnya tetapi banyak penonton yang penasaran akan ceritanya.

 

Film yang disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun dan Parkpoom Wongpoom ini bergenre horor dan pastinya selalu terbayang-bayang dipikiran penonton.

 

Alone menjadi film yang menyeramkan namun penasaran jika tidak dotonton. Film ini di perankan oleh Marsha Wattanapanich sebagai Pim dan Ploy, Vittaya Wasukraipaisan sebagai Wee dan Ruchanu Boonchooduang sebagai ibu Pim dan Ploy.

 

Ksah ini berawal dari gadis kembar yang terlahir dengan kondisi dempet dibagian perut. Walau kembar, mereka memiliki karakter yang berbeda.

Ploy memiliki kesehat lebih lemah dibanding dengan pim, ia harus mengonsumsi oat-obatan dan memakai kacamata.

Walaupun ploy lebih lemah soal kesehatan, namun ia lebih pemberani daripada Pom.

 

Ketika Ploy sedang berobat ke rumah sakit, ia di temani oleh Pim. Disana, keduanya bertemu dengan seorang pria yang diwarat di rumah sakit juga karena diabetes, ia bernama Vee.

Baca juga: 5 Fakta Tembok Besar China

Baca juga: Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah

Mereka terjebak cinta segitiga karena Ploy dan Pim menyukai Vee. Tetapi Plam tahu bahwa Vee lebih menyukai Pim.

 

Vee menitipkan sebuah lukisan untuk Pim lewat seorang perawat. Lukisan tersebut bergambar sosok Pim sedang duduk dan tanpa ada Ploy di sampingnya.

 

Ploy yang sakit hati pun merobek lukisan tersebut hingga pertengkaran keduanya pun pecah. Pim pun ingin menjalani operasi pemisahan tubuh. Sayangnya, kondisi Ploy yang lemah membuatnya harus kehilangan nyawa.

 

Beranjak dewasa akhirnya Pim menikah dengan Vee dan tinggal di Korea Selatan. Mereka mendapatkan kabar bahwa ibu Pim mengalami sakit.

Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke Thailand meskipun Pim tidak ingin kembali karena kenangan buruk masa lalu bersama kembarannya.

Di rumah masa kecilnya itu, ia selalu diganggu oleh sosok Ploy dan juga perilaku ibunya yang sedang sakit sangat aneh dan hari demi hari Pim selalu dibuat luka oleh Ploy tetapi Vee tidak mempercayai hal itu.

 

Bagaimana kelanjutan cerita tersebut? saksikan di Film Alone./Reg.

Dilansir dari matajogja.com

Baca juga: Mengunjungi Museum R.A Kartini, Tempat Bersejarah di Jepara

Baca juga: Perempuan Bahu Lawean, Wanita Misterius yang Menumbalkan Banyak Pria


Editor: Admin
    Bagikan  

Berita Terkait