Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari Bagian 4, Lukisan Seorang Wanita dengan 2 Kepala Bayi

Horor —Jumat, 16 Jul 2021 00:38
    Bagikan  
Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari Bagian 4, Lukisan Seorang Wanita dengan 2 Kepala Bayi
ilustrasi gambar

MALANG, DEPOSTMALANG

Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari Bagian 4, Lukisan Seorang Wanita dengan 2 Kepala Bayi, yang sebelumnya menceritakan tentang Erna yang telah menghembuskan nafas terakhirnya setelah membuka ikatan rambut di boneka.

Sri terikat oleh keluarga Atmojo sampai Della terlepas dari santet. Sri dan Dini dibawa ke sebuah desa yang jauh dari keramaian.Sesampai di desa itu Sri melihat Mbah Tamin yang berdiri di depan rumah, rumah itu menyerupai bangunan yang bahan utamanya adalah kayu jati.

Mbah Tamin berdiri di teras rumah bersama Della, hal ini mengejutkan Sri dan Dini. Mesti dengan langkah ragu-ragu Sri dan Dini mendekati Mbah Tamin dan Della.

“Mbak Sri ya sapa Della. Terimakasih telah menerima tawaran pekerjaan ini ya mbak.” Lanjutnya. Sri hanya menyambut tangan Della, ia masih bisa melihat luka dan perut Della yang masih buncit.

Della pun beralih pada Dini, Ia melakukan hal yang sama. Sri bingung karena ia tidak pernah melihat hal ini sebelumnya. Della sangat berbeda dengan Della yang selama ini dilihatnya.

Della terlihat seperti orang normal lainnya karena sebagian santetnya telah berpindah kepada Erna yang mengakibatkan Erna meninggal dunia.

Baca Juga : Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari, Seorang Wanita Tidur di Keranda Mayat

Baca Juga : Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari Bagian 2, Jangan Membuka Pintu Pada Malam Hari

                     Ilustrasi Gambar 

Mbah Tamin pun menjelaskan bahwa jika malam hari Della sering kambuh lagi. Disekitaran rumah Mbah Tamin sudah menancapkan payung orang meninggal untuk menjaga Della agar tidak keluar rumah.

Mbah Tamin mempersilahkan Sri dan Dini masuk. Saat masuk ke dalam rumah Sri merasakan bahwa rumah ini jauh berbeda dari rumah gubuk sebelumnya.

Rumah ini sangat besar dengan nuansa jawa yang sangat kental. Sri merasa ketakutan memasuki rumah tersebut. Rumah itu banyak lukisan dengan corak kental budaya jawa.

Rumah yang sangat besar dengan nuansa jawa itu merupakan tempat kelahirannya Della. Namun, dari semua lukisan itu ada satu lukisan yang menarik perhatian Sri. Seorang wanita tengah berpose dengan sanggul, mengenakan kebaya, menatap lurus, ia tengah memegang jabang bayi. Jabang bayi di lukisan itu memiliki 2 kepala. Wanita itu adalah Mbah karsa.

Baca Juga : 4 Menu Makanan Lezat Khas Idul Adha

Mbah Tamin seketika menunjukan kamar Sri yang berada di belakang. Sri pun baru menyadari bahwa Dini tidak ada di belakangnya. Sri kemudian mengikuti Mbah Tamin menelusuri ruangan tanpa pintu.

Sri tidak lagi satu kamar dengan Dini, kamar Sri hanya ruangan kecil dengan beberapa perabotan tua dan hanya ada jendela yang di tutup dengan gorden.

Baca Juga : Cerita Horor Sempat Viral Sewu Dino atau Seribu Hari Bagian 3, Santet seribu hari memiliki dua arah dan Sangat Kuat

Mbah Tamin pun memberi peringatan untuk Sri, jika lewat dari jam 12 malam kamar jangan di buka, jangan sampai membukanya tegas Mbah Tamin. Kemudian Mbah Tamin beranjak pergi.

Sering kali Della menggedor pintu kamar Sri. Namun, Sri tidak pernah membuka pintu kamarnya. Pada suatu malam Della ada di kamar Sri karena seharian Della bersembunyi di bawah tempat tidurnya Sri.

Disitu Della membujuk Sri untuk dibebaskan dan membujuk Sri agar membakar semua payung orang meninggal yang ada di dalam rumah tersebut.

Della mengatakan kepada Sri, jika ia melakukan hal tersebut ia bisa lepas dari Mbah Tamin. Akhirnya Sri mencari payung-payung orang meninggal dan satu per satu mulai Sri bakar dengan minyak tanah.

Baca Juga : Cara Membuat Sate Kambing Empuk dan Tidak Bau

Saat payung-payung itu terbakar Della terlihat sangat senang. Sri kemudian menemukan payung terakhir yang terletak di depan lukisan Mbah Karsa yang sedang memegang 2 kepala bayi.

Baca Juga : Sejarah Hewan Qurban Berawal dari Kisah Nabi Ibrahim Menyembelih Anaknya Sendiri

Sri melihat kembali lukisan itu dan menyadari banyak rahasia dari keluarga Atmojo dan berhenti menyirami payung terakhir itu dengan minyak tanah.

Della melihat hal itu marah dan kemudian menjambak Sri dan memaksa Sri untuk membakar payung terakhir itu.

Saat itu juga Mbah Karsa datang dan melihat mereka berdua. Della mendadak menjadi sangat ketakutan dan menghampir Mbah Karsa dengan meringkuk dibawah kakinya Mbah Karsa.

 

Editor: Radiyatun
    Bagikan  

Berita Terkait