Cerita Lampor Keranda Terbang, ‘Jangan Terlihat Pantang Melihat’

Hiburan —Minggu, 20 Feb 2022 09:15
    Bagikan  
Cerita Lampor Keranda Terbang, ‘Jangan Terlihat Pantang Melihat’
Cerita Lampor Keranda Terbang

POSTMALANG,- “Jangan terlihat, pantang melihat, mereka akan menjemput kalian, memasukannya ke keranda mayat dan membawanya ke suatu tempat ,“ Petaruan Lampor, keranda mayat terbang yang merupakan mitos di salah satu kota di Jawa Tengah.

Konon lampor datang ketika ada seseorang yang melakukan dosa di daerah tersebut. Netta salah satu gadis yang memiliki masa lalu kelam dengan lampor. Ketika kecil, Ia dikejar oleh lampor sebagai tumbal pesugihan ayahnya, Jamal.

Namun ia bersembunyi ketika lampor datang, sehingga adiknya yang masih bayi diambil lampor. Setelah peristiwa tersebut, Netta dibawa pergi oleh ibunya ke kota. Sementara ayahnya menikah lagi dengan Asti, keponakan dari Mbah Atmo dukun di kampung itu.

Beberapa tahun kemudian, Netta bersama suaminya dan dua anaknya kembali ke kampung itu. Ia bermaksud menyampaikan pesan yang ditinggalkan ibunya untuk Jamal. Seiring dengan kedatangan Netta, lampor kembali meneror dan saat itu Jamal meninggal dunia karena serangan jantung.

Netta yang disebut adalah “pendosa” penyebab lampor datang, demikian para warga menyebutnya. Hal itu membuat Edwin, suaminya, penasaran kenapa Netta diteror lampor.

Baca juga: Saksikan Kelanjutan “Thirty Nine” Episode 2

Kebenaran terungkap ketika Adam, putra Netta, diambil lampor dan menghilang. Edwin akhirnya tahu kalau Netta mengorbankan adiknya diambil lampor. Hal itu membuat salah satu anak Netta harus diambil lampor.

Arwah Pak Jamal beberapa kali membisikan suara-suara dan menampakan dirinya pada anak Netta yang perempuan, dan memberikan beberapa petunjuk. Edwin memberanikan diri ke sebuah air terjun yang konon menjadi sarang dari lampor.

Ia pun bertemu dengan Atmo, dukun keluarga Jamal. Ternyata ia dan Bimo, orang kepercayaan Jamal dan Ning, pembantu pak Jamal, bersekongkol untuk membunuh Jamal demi menguasai hartanya dan menyingkirkan Asti.

Lampor datang karena dosa-dosa yang dilakukan mereka. Namun Netta menjadi kambing hitam yang dikeluhkan warga. Bagaimana kisah selengkapnya?

Cerita di atas merupakan bagian alur dari film berjudul “Lampor: Keranda Terbang” yang merupakan film horor Indonesia tahun 2019. Film ini disutradarai Guntur Soeharjanto, dan ditayangkan pada 31 Oktober 2019.* -RESTY

Baca juga: Heboh, Kado Mesin ATM untuk Raffi Nagita



Editor: Putri
    Bagikan  

Berita Terkait