Mie Kopyok Pak Dhuwur, Makanan Khas Semarang Sudah Ada Sejak Tahun 1970

Food —Kamis, 22 Sep 2022 07:59
    Bagikan  
Mie Kopyok Pak Dhuwur, Makanan Khas Semarang Sudah Ada Sejak Tahun 1970
Mie Kopyok khas Semarang ini konon sudah ada sejak tahun 1970. Kini Pak Dhuwur tak lagi keliling kampung, karena sudah menetap di warungnya Jl Tanjung Semarang. Foto:dok

* Catatan Ringan, Pudjo R Risan
SUDAH beberapa tahun ini penjual Mie Kopyok yang selama bertahun – tahun mangkal di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, sudah tidak tampak lagi. Besar kemungkinan penjualnya sudah berumur dan ‘pensiun’. Padahal Mie Kopyok dimaksud laris manis sebagai salah satu pilihan menu siang hari walau sederhana, namun segar dan nikmat.

Mie Kopyok Semarang ini bahannya sederhana. Tetapi rasanya yang gurih segar dan pedas bikin mata melek. Bisa buat sarapan atau makan siang. Mudah membuatnya.

Racikan mie khas Semarang ini biasanya dijual di gerobak-gerobak di pagi hari. Ada yang mangkal ada juga yang keliling kampung. Harganya murah karena diracik dari bahan sederhana. Tahu, tauge dan mie kuning.

Sesuai dengan namanya 'kopyok' yang artinya 'kocok' mie ini dikocok saat diseduh bersama tauge dengan air panas. Kuahnya juga sederhana, kecap, bawang putih, cabe rawit dan air saja. Pelengkapnya yang khas adalah kerupuk gendar yang gurih renyah.

Jika mau meracik sendiri, bahannya tauge, tahu goreng dan mie. Anda bisa membuat kuahnya pedas sesuai selera. Jangan lupa taburan seledri dan bawang goreng yang bikin mie kopyok makin sedap.

Mengutip dari Perpusda, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, Mie Kopyok adalah salah satu dari sekian banyak makanan khas Kota Semarang. Terkadang orang menyebutnya dengan sebutan mie lontong, tapi yang lebih populer adalah Mie Kopyok.

Mie Kopyok kebanyakan dijajakan dengan gerobak keliling dari kampung ke kampung. Salah satu yang menjajakan Mie Kopyok adalah PAK DHUWUR (disebut Pak Dhuwur karena kata orang orangnya dhuwur alias tinggi). Posisi warung Mie Kopyok Pak Dhuwur berada di Jalan Tanjung tepat berada di belakang kantor PLN Jalan Pemuda Semarang.

Bermula dari tahun 1970-an mendorong gerobak keluar masuk kampung mendatangi pelanggan, kini Pak Dhuwur sudah mempunyai warung tetap. Warung Pak Dhuwur buka mulai pukul 8 pagi sampai kira-kira pukul 4 sore. Kopyok dalam bahasa jawa berarti aduk. Jadi, Mie Kopyok artinya kurang lebih mie yang diaduk.

Baca juga: Percepat Insfrastruktur Desa, SG Betonisasi Jalan di Desa Tegaldowo Senilai Rp 346 Juta



Mie Kopyok berisi potongan lontong, mie dan tauge yang dicelup air panas mendidih,irisan tahu (tahu pong) kemudian ditambahkan bumbu air bawang putih. Kemudian ditaburkan irisan seledri dan bawang merah goreng. Bahan terakhir adalah krupuk karak/gendar (krupuk dari beras) diremas (ini salah satu ciri khas) dan ditaburkan merata. Lalu ditambahkan kecap dan bagi anda penyuka pedas tersedia pula sambal (sambalnya dibuat dari campuran cabe dan kacang tanah). Mie Kopyok pun siap untuk disantap.

Sebagian besar para pelanggan memang menyantap Mie Kopyok dengan banyak sambal untuk mendapatkan sensasi rasa pedas. Semakin siang warung yang berada di atas trotoar ini semakin ramai. Namun pelayanan di warung ini terhitung cepat, sekitar 5 menit seporsi Mie Kopyok sudah tersaji di meja. Pelanggan warung ini pun cukup beragam, dari anak sekolah sampai pejabat dipastikan pernah menyambangi warung sederhananya.

Harga Mie Kopyok Pak Dhuwur sangat terjangkau bagi semua kalangan,harga Mie Kopyok Pak Dhuwur hanya Rp 7000 per porsi dan harga minuman yang disediakan berkisar antara Rp 1000-Rp 2500.Bagi anda yang kurang puas dengan satu porsi biasa bisa pesan porsi jumbo dengan harga Rp 12.000.

Di samping berada di Jalan Tanjung,kini warung Mie Kopyok Pak Dhuwur sudah membuka cabang. Cabang yang pertama di Pujasera10 jalan Kyai Shaleh (masih di kota Semarang) dan cabang yang kedua di Jakarta (untuk memenuhi permintaan warga asal Semarang yang tinggal di Jakarta) tepatnya berada di Jalan Dr. Sumarno-Sentra primer Jakarta Timur (depan kantor walikota Jakarta Timur). st

Editor: Sunarto
    Bagikan  

Berita Terkait